1549: Gaya Barbar di SMPN 8 Mandau “Jangan Tukar Kepsek Kami”

Diterbitkan Tanggal: 18 / 09 / 17

Kategori: | PENDIDIKAN, RIAU, TODAY |

NUSANTARAEXPRESS, MANDAU – Kejadian aneh bin ajaib di luar pagar SMPN 8 Duri yang beralamat di Jl. Tribrata Kec. Mandau Kab. Bengkalis Prov. Riau. Tepat di hari pertama masuk sekolah setelah libut, Senin (18/09/17) Sekitar semua guru dan siswa tidak bisa masuk ke sekolah akibat dikuncinya pintu gerbang. Hal ini membuat para siswa tidak bisa berbuat apa-apa. Dan begitu juga dengan sejumlah guru yang ada, hanya bisa memandangi pintu gergang yang tergembok dan dirantai.

Pantauan awak media dilapangan, Senin (18/09/17), dari sekian banyak siswa yang berkumpul dan bergerombol tidak bisa menjelaskan, begitu juga dengan sejumlah guru yang ada, semua hanya saling pandang dan tidak tahu menahu apa sebenarnya yang terjadi.

Dari keterangan beberapa siswa dan guru yang tidak mau disebutkan identitasnya mengatakan “Pada saat kami datang pada pagi hari dan ingin masuk pekarangan sekolah, tidak bisa, karena pintu gerbang terlihat digembok dan dirantai. Entah apa masalahnya”, jelasnya kepada awak media.

Salah satu pegawai Tata Usaha SMNN 8 ketika diwawancara, beliaua hanya menjawab “Kami tidak tahu pak, entah apa masalah”, ucapnya.

Ketika awak media mencari kepala sekolah, sampai saat berita ini dirilis belum jumpa.

Namun, yang begitu aneh, didinding-dinding sekolah bertuliskan,

“Kami mau kepala sekolah kami tetap”

“Kami sudah nyaman sama kepsek sekarang”

“I love kepsek lama”

“Minta tolong jangan diganti”

“Kami sayang kepsek”

Sampai berita ini dinaikkan, awak media belum bisa konfirmasi kepala sekolah yang baru menjabat dan dinas terkait.

Terkait masalah ini, sekira pukul 10.00 Wib UPTD Pendidikan Kecamatan Mandau Drs. Nasrizal kepada awak media riaulantang.com via selluler mengatakan “Terkait SMPN8, kita dari Dinas tentunya akan memberikan pemahaman kepada ahli waris dan masyarakat. Bahwa itu masalah merupakan hal yang wajar, sebab sewaktu menjadi PNS pegawai menyatakan bersedia ditempatkan dimana saja”.

Ditambahkannya, “Terkait tindakan konkrit masalah ini Dinas Pendidikan melalui Kabid SMP akan turun kesekolah. Karena menyangkut proses belajar mengajar, kita tidak mau mengambil dengan jalan kekerasan”. Jelas Nasrizal Kepala UPTD Dinas Pendidikan Kec. Mandau. [Putra]

         

(Visited 696 times, 1 visits today)
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!