1806: Pemkab Harus Turun Tangan, Akses Jalan Desa Sido Makmur Bak Kubangan Kerbau

Diterbitkan Tanggal: 11 / 10 / 17

Kategori: | BERITA DESA, NEWS, SUMATERA UTARA, TODAY |

NUSANTARAEXPRESS, RANTAUPRAPAT – Kubangan air yang menggenangi jalan penghubung antara desa Sido Makmur dan Simpang Mangga Panai Hulu memang terlihat surut, namut surutnya air tidak mengurangi kesulitan warga sekitar untuk melintasi jalan tersebut, terlihat lumpur jadi pengganti sepeninggalan air yang menggenangi jalan.

Warga Desa Sidomakmur kecamatan Panai Hulu sangat meresahkan kondisi jalan tersebut dan memerlukan perhatian pemerintah dalam hal ini Pemkab Labuhanbatu, untuk sesegera mungkin melakukan perbaikan jalan yang notabenehnya menjadi jalur perekonomian warga sekitar.

Kondisi jalan yang sudah menahun rusak parah sepertinya kurang mendapat perhatian pemerintah, jangankan Pemkab, pihak Pemdes sendiri sejauh ini terkesan tinggal diam atas kondisi tersebut, seperti diutarakan Reuni (21) warga Sido Makmur saat dikonfirmasi awak media.

Reuni menjelaskan “Kondisi jalan ini sudah menahun dan belum mendapat perhatian dari pemerintah, sedangkan Kades sendiri sepertinya tidak ada respon mengenai hal ini, jadi kemana Dana Desa yang mencapai milyaran tersebut dialokasikan, sepengetahuan saya tidak ada yang di bangun pasca turunya dana desa tersebut”.

Menurut Reuni, “Jalan tersebut sangat berpengaruh atas perekonomian warga, karena kondisi jalan rusak harga komoditi hasil panenpun menjadi berdampak, misalkan harga sawit diluar bisa mencapai 1.300, sedangkan di Sido Makmur hanya 1000 hingga 1100 rupiah, inikan menjadi masalah kesenjangan sosial di daerah kami”.

Selain itu, akses jalan tersebut juga menjadi lintas bagi anak-anak sekolah, ini juga sangat berpengaruh, setiap hari anak-anak berangkat dari rumah dengan setelan rapi, namun setiba di sekolah harus berjibaku dengan lumpur.

Harapan saya kepada bapak bupati, “Mohon perhatianya atas kondisi jalan di kampung kami, kami juga ingin pembangunan di kampung kami, tidak banyak yang kami minta, jalan saja sudah cukup”, ujar Reuni.

Berdasarkan investigasi awak media Nusantaraexpress dilokasi, sungguh sangat miris apa yang dirasakan warga Sido Makmur tersebut, ditengah gencar-gencarnya jokowi membangun setiap sudut daerah, dusun tersebut tidak merasakan hal tersebut, terlihat puluhan anak sekolah harus bergumul dengan lumpur, betapa susahnya mereka harus bergumul dengan lumpur untuk mengenyam pendidikan. Bukankah Labuhanbatu kabupaten yang makmur,  sudah seharusnya pembangunan merata ke daerah daerah. [rahmad]

         

(Visited 313 times, 1 visits today)
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!