1951: Kondisi Memprihatinkan Rumah Mbah Ali Dibongkar Satgas TMMD

Diterbitkan Tanggal: 24 / 10 / 17

Kategori: | JAWA TENGAH, TNI, TODAY |

NUSANTARAEXPRESS, BREBES – Satu persatu rumah warga masyarakat terdampak TMMD mulai dibongkar dalam program RTLH TMMD Reg Ke-100 Kodim 0713/Bbs oleh Satgas TMMD.

Kini giliran rumah mbah Ali (76) warga RT. 03/03 Dukuh Cikuya Desa Cikuya Kec. Banjarharjo.

Rumah yang dihuni bersama isteri dan anak-anak tencintanya hingga sekarang, kondisinya sangat memprihatinkan mulai dibongkar untuk diperbaiki agar layak huni.

Pembongkaran dilakukan Satgas TMMD bersama warga masyarakat sekitar. Rumah yang berada diseputaran ladang ini, kondisinya sungguh membuat terpana karena hampir seluruh bagian rumah sudah tidak layak untuk dihuni. Apalagi bila musim penghujan, air masuk kedalam rumah.

Sesuai apa yang dituturkan mbah Ali, rumah yang ditempatinya ini merupakan kenangan bersana keluarga. “Suka dan duka keluarga ini ada disini”, ungkapnya.

Dikatakannya, mbah Ali memang berniat untuk memperbaiki rumahnya. Namun karena keterbatasan biaya, ia urungkan niatnya untuk memperbaiki rumah. “Buat makan sekeluarga saja susah, apalagi buat perbaiki rumah. Memang niat ada, ya itu karena biayanya gak kesampaian ya udah… yang penting anak-anak dapat sekolah hingga rampung”, ungkapnya.

Dikatakan saat ini mbah Ali hidup hanya dengan isteri, sementara anak-anaknya sudah pada berkeluarga ketiga puttanya dan hidup merantau ke daerah lain.

“Memang anak-anaknya sering mengutarakan niatnya agar kami tinggal bersama diantara ketiga anak kami. Ya itu…mungkin karena sudah sepuh mau kemana lagi ya…saya bersama isteri sudah mantap hidup semati dirumah ini apapun bentuknya”, ungkapnya.

Sementara itu, Pasiter Kodim 0713/Bbs yang juga selaku Dansatgaslao TMMD Reg Ke-100Kodim 0713/Bbs menyampaikan dengan melihat kondisi yang seperti ini, kiya satgas harus segera turun kelapangan untuk membongkar rumah mbah Ali ini mumpung cuaca yang memungkin. Dikarenakan disini sering terjadi genangan air dan banjir disaat hujan.

“Kita lakukan apa yang dapat kita lakukan untuk memperbaikinya walaupun mungkin waktu dan sarana prasarana lain yang tidak memungkinkan. Kita awali dengan pembongkaran rumah, membuat penopang atau sak rumah dan pondasi yang lebih tinggi dari tanah halaman rumah. Setelah itu, membangun tembok seputaran rumah dan lantainya”, ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kades Cikuya Sekod menyampaikan memang kondisi rumah mbah Ali ini sangat memprihatinkan, selain letaknya di dataran rendah, kondisi bagian rumahnya juga sudah banyak yang lapuk. “Semoga sarana dan prasarana yang memadai dalam pembangunan rumah ini masih ada untuk mencukupi kebutuhan rehab rumah ini. Bila mungkin tidak ada, kami desa akan siap mendukung dan membantu apa yang dirasa masih kurang”, terangnya.

Menurutnya, kondisi rumah warga hampir seperti ini dan rata-rata rumah seperti ini yang menjadi target RTLH dalam TMMD.

“Kami juga berharap kepedulian warga akan hal ini untuk saling membantu bergotong royong dalam pembangunan ini”, ungkapnya. [Prabowo]

         

(Visited 256 times, 1 visits today)
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!