Warga Kota Dumai Mengeluh, Air Pasang Laut Sampai Genangi Pemukiman, Jalan dan Pasar

Diterbitkan Tanggal: 08 / 11 / 17

Kategori: | BUTUH PERHATIAN, NEWS, RIAU, TODAY |

NUSANTARAEXPRESS, DUMAI – Pasca Air Laut Pasang/naik ke permukaan tanah (Banjir Rob-red), sampai merendam ruas jalan, dan juga megenangi pemukiman penduduk dan Sekolah sekolah, dikawasan Kota Dumai Darusalam.

Namun fenomena alam yang juga disebut Pasang Keling oleh masyarakat tersebut, hanya terjadi satu tahun sekali. Namun mulai beberapa tahun terakhir, di Kota Dumai terjadi satu bulan sampai dua kali.

Sehingga akibat air laut pasang sampai kedaratan tersebut, mengakibatkan persoalan baru bagi pada pedagang ikan. Karena dengan banjir akibat air pasang laut tersebut, dagangan yang ada di pasar menjadi sepi.

“Kita sebagai pedagang ikan, sangat menyayangkan terjadikan dagangan jadi sepi, akibat dari air pasang laut, sehingga mengakibatkan banjir dibeberapa titik Kota Dumai, airnya hingga masuk dihalaman pasar, “ujar salah satu pedagang ikan, “Ijas, Rabu (08/11/17).

Sementara itu, menurut masyarakat setempat, Amin berharap adanya solusi dari pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Dumai, terutama pada Dinas PUPR dan Disdagprin. Karena dengan adanya pasang keling tersebut, mengakibat berbagai kerugian cukup besar bagi elemen masyarakat.

“Seperti contoh, kendaraan roda maupun roda empat, apabila melalui air asin, jelas besi kendaraan akan cepat keropos, karena berkarat. Begitu juga bangunan yang ada di Kota Dumai yang terkena dampak pasang keling, jelas lambat laun akan mengakibatkan kerusakan parah, “ungkapnya.

Dengan berbagai keluhan ini, sejumlah tokoh masyarakat berkumpul untuk mencari solusi persoalan tersebut, yang hingga sampai seik ini belkum ada perhatian serius dari Pemkot Dumai.

Terkait hal ini, Kadis PUPR Pemkot Dumai M.Syahmina, Kapala Disdagprin Zulkarnaen SH, bersama Panglima Laskar melayu Hulu Balang RMB H. Awal.GG, melakukan peninjauan langsung dilapangan.

“Dengan posisi titik banjir air Pasang Keling di Kota Dumai Darusalam, kita tengah mencari solusinya, agar situasi tidak semakin memburuk, “jelas Kadis PUPR Pemkot Dumai M.Syahmina ditengah-tengah peninjauannya.

Disisi lain, Sekda Pemkot Dumai HM Nasir mengatakan, pihaknya akan mempersiapkan Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED) untuk diajukan ke Pemerintah Pusat. Agar persoalan tersebut tidak sampai berlarut-larut.

“Melalui Dinas PUPR, kita sudah membuat pemetaan daerah rawan banjir terutama di wilayah-wilayah yang dialiri sungai Dumai.kita berharap usulan normalisasi sungai Dumai diterima oleh Pemerintah pusat melalui APBN.

“Karena untuk membangun normalisasi sungai anggaran cukup besar, sedangkan APBD kita sangat sangat terbatas. Dan ketika permintaan ke Pusat terealisasi, maka Sungai Dumai, bisa kita jadikan objek wisata seperti Melaka River Cruise, “ujarnya. [Rozali][*Red]

         



(Visited 235 times, 1 visits today)
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!