Disdagprin Harus Tegas, Dengan Pedagang Jual Gas 3 Kg Lebihi Harga Ketentuan

Diterbitkan Tanggal: 13 / 11 / 17

Kategori: | BUTUH PERHATIAN, RIAU, TODAY |

NUSANTARAEXPRESS, PELELAWAN – Untuk mengatasi pedagang Elpiji 3 Kg yang dengan sengaja menjual diatas ketentuan yang dikeluarkan Disdagprin, diminta pihak terkait untuk mencabut izin operasionalnya.

Demikian yang disampaikan warga Pangkalan Kerinci, Iwan (30) bahwa pihak Disdagprin harus melibatkan semua unsur pengawas, termasuk aparat Kepolisian, Pers, dalam mengawasi dilapangan permainan pemilik pangkalan gas elpiji.

“Kalau memang sudah diberi peringatan tidak juga mengindahkan, maka Disdagprin harus tegas dengan mencabut izin penjualan, jika memang terbukti melanggar poin-poin dalam aturan yang telah diterbitkan Dinas tersebut, “ujarnya, Kamis (09/11/17).

Ini tujuannya guna memberikan efek jera kepada pelaku, dan supaya penyaluran gas subsidi 3 Kg tersebut, memang tepat sasaran dan dapat dinikmati masyarakat menengah ke bawah.

Menurut pengakuan Ibu Rumah Tangga (IRT) Tin (40), warga jalan lingkar kota pangkalan kerinci, bahwa meski pelaku pedagang gas elpiji 3 Kg tersebut di panggil Disdagprin, para oknum pangkalan Gas masih tetap menjual di atas harga Rp18 ribu.

“Mereka tetap masih bertahan dengan harga Rp 20-22 ribu rupiah, dan itupun Gas elpiji 3 kg kondisi dalam keadaan langka, “ujarnya.

Disisi lain, Kepala Bagian Perizinan Kabupaten Pelelawan, Zul menyampaikan, apabila para pangkalan gas elpiji tidak menghiraukan sesuai aturan yang berlaku, yang berhak mencabut izinnya adalah Disdagprin.

“Kewenangan kami sebatas mengeluarkan izin saja, dengan turun kelapangan untuk menentukan, apakah persyaratan sudah terpenuhi apa belum untuk dikeluarkan izinnya, “ujarnya.**Tim/Red.

         



(Visited 242 times, 1 visits today)
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!