Disnaker Bongkar Dugaan Kebobrokan Managemen DMJ TV Kabel Bengkalis Tentang Tenaga Kerja

Diterbitkan Tanggal: 13 / 11 / 17

Kategori: | RIAU, TODAY |

Kepala Upt Disnakertrans Bengkalis Rohani

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Dugaan semrawutnya managemen DMJ TV Kabel Bengkalis mulai terkuak, pasca terbongkar dugaan kelalaian pihak perusahaan yang menimpa karyawannya, Akbar Adi Nugroho (21) yang mengalami kecelakaan saat bekerja.

Kecelakaan Akbar ini terjadi pada tahun lalu, yang merupakan anak pertama dari pasangan Susilo dan Sunarti. Kecelakaan akibat kesetrum listrik saat bekerja menjadi Petugas Teknisi di DMJ TV Kabel Bengkalis.

Akhirnya DMJ TV Kabel Bengkalis Dilaporkan ke Disnakertran Terkait Akbar Adi Nugroho

Menurut Kepala Upt Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (disnakertrans) Bengkalis, Rohani mengakui, bahwa pihak Perusahaan DMJ TV Kabel Bengkalis yang diwajibkan lapor ke Disnaker, namun belum pernah dilakukan.

Dia menyebut, model kerja karyawan di DMJ TV Kabel Bengkalis sesuai keterangan pihak Perusahaan, karyawan 2 bulan 3 bulan keluar dan ganti karyawan baru, sehingga tidak bisa dimasukkan ke BPJS.

“Saat itu saya sampaikan, tidak bisa seperti itu pak, setiap karyawan harus dimasukan ke BPJS dan gaji karyawan juga harus standart UMK, dan juga harus membuat kontrak kerja, “ungkapnya, Kamis (09/11/17) kemarin dimeja Kantornya jalan Jend. Sudirman.

Pinta Ibu Akbar Kepada DMJ TV Kabel: “Tolonglah Pak, Jengok Anak Kami …”

Dia juga sampaikan, Disnakertrans pernah mengingatkan pada pihak Perusahaan DMJ TV Kabel Bengkalis, ketika menerima karyawan harus membuat AK 1. Karena memang sebagai syarat seseorang melamar pekerjaan.

“Kalau pihak Perusahaan tidak membuat AK 1 yang menjadi syarat penerimaan tenagakerja, maka sebagai karyawan menjadi gugur karena tidak memenuhi syarat, “tambahnya.

Terkait semrawutnya manajemen DMJ TV Kabel Bengkalis ini, Rohani juga akui, pihaknya belum pernah menerima laporan dari perusahaan soal berbagai kecelakaan yang menimpa karyawannya.

“Sayapun jadi heran terhadap karyawan perusahaan tersebut, karena tidak pernah melaporkan pada kami soal gaji dibawah UMK dan tanpa ada BPJS, jadi DMJ ini macam saya lihat seakan dipegang orang atas, saya tidak tahu, “ungkap Rohani.

Ketika ditanya, kalau memang faktanya pihak Perusahaan melakukan berbagai pelanggaran seperti diatas, apakah ada sanksi pidananya, Rohani menjawab “Ada”, namun tidak menjelaskan ancaman pidananya secara rinci.

Dari pantauan dilapangan, jaringan DMJ TV Kabel Bengkalis ini dengan memanfaatkan tiang listrik PLN yang nota bene milik negara, namun sampai saat ini pihak PLN belum dapat ditemui, sehingga belum diketahui diperbolehkan apa tidak tiang listrik PLN dimanfaatkan untuk bisnis pihak swasta. [bp][*Red]

         



(Visited 238 times, 1 visits today)
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!