Tanpa Ada Perhatian Perusahaan, Solidaritas Atas Nama Kemanusiaan Serahkan Donasi ke Akbar

Diterbitkan Tanggal: 15 / 11 / 17

Kategori: | RIAU, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Teknisi PT. Dumai Mandiri Jaya (DMJ) TV Kabel Cabang Bengkalis, Akbar Adi Nugroho yang mengalami musibah kecelakaan kerja, mendapat perawatan intensif di Kamar 321 RSUD Bengkalis. Akbar didampingi orang tuanya menjalani perobatan melalui sarana BPJS Kesehatan Mandiri, Selasa (14/11/17).

Secara bersamaan pula sejumlah awak media cetak dan online serta NGO BAK Lipun Bengkalis yang turut  menyambangi Akbar diruang perawatan. Terlihat Akbar sedang dirawat dan dibersihkan sejumlah organ fisiknya yang kondisinya sudah mengkuatirkan. Organ tubuhnya, khusus bagian kaki hingga pangkal paha sudah tidak bisa difungsikan lagi.

Selain itu, kondisi fisik atau badannya yang mulai melemah juga terlihat. Suara serak-serak basah yang keluar dari mulutnya mendadakan saat ini Akbar menahan rasa sakit yang dideritanya tersebut.

“Apa kabar om”, tutur Akbar menyapa kepada NGO dan awak media. “Kabar baik, Akbar harus kuat ya, semoga bisa pulih”, jawab salah seorang perwakilan dari BAK Lipun Bengkalis Abdul Rahman Siregar.

Akbar terlihat dirawat oleh seorang perawat wanita. Seluruh perban yang ada diorgan bagian kakinya dibersihkan. Dibantu oleh Susilo, orang tua Akbar. Pergantian perban dan pencucian terhadap luka-lukanya diatasi hari itu oleh perawat RSUD Bengkalis.

Disela-sela usainya perawatan, Akbar pun langsung memejamkan mataya untuk istrirahat sejenak. Untuk kali ini, Akbar mendapatkan perawatan di BPJS Kesehatan Mandiri Kelas II, ia sudah menjalani perawatan sejak Senin (13/11/17) lalu.

“Senin semalam masuknya ke RSUD Bengkalis. Untungnya masih ada BPJS Kesehatan Mandiri anak saya, kalau taka da BPJS Kesehatan ini mungkin saya tak bisa berbuat banyak”, katanya.

Saat bincang-bincang dan ditanya bagaimana upaya dari perusahaan PT. DMJ TV Kabel yang sebelumnya sempat bersedia bertanggungjawab. Susilo mengatakan, sampai hari ini perusahaan itu tidak pernah menghubungi, dan kelihatannya hanya bisa ngomong saja.

“Untuk biaya perawatan dirumah saja, kemarin katanya perusahaan bersedia membantu dan menyanggupi tanggungjawabnya. Tapi sampai hari ini, komunikasi saja tak pernah”, tuturnya.

Disela-sela itu juga, solidaritas atas nama kemanusiaan juga menerangkan niatnya untuk menyerahkan donasi atau sumbangan sukarela dari rekan-rekan solidaritas atas nama kemanusiaan. Donasi itu diharapkan bisa membantu meringankan beban dari Susilo untuk menjaga selama perawatan anaknya Akbar.

“Masalah ini sudah kita serahkan ke Disnakertran untuk mempertegasnya. Dan hari ini kita serahkan donasi untuk sumbangan ke Akbar, semoga bisa bermanfaat, jangan dilihat dari jumlahnya, tapi keikhlasan hati kami atas nama Solidaritas”, tambahnya.

Ia juga mengatakan, saat ini pihak Disnakertran melalui UPT Pelayanan Ketenagakerjaan sedang memproses pengaduan dari musibah yang dialami Akbar Adi Nugroho. Sambil proses berjalan, direncanakan juga oleh rekan-rekan solidaritas untuk membuka ruang donasi untuk kesembuhan Akbar, dan ini akan dilakukan juga keluarga jika keluarga Akbar setuju. [bp][*Red]

         



(Visited 238 times, 1 visits today)
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!