Ranperda Labuhanbatu TA. 2018

Diterbitkan Tanggal: 28 / 12 / 17

Kategori: | SUMATERA UTARA, TODAY |

NUSANTARAEXPRESS, RANTAUPRAPAT  – Hari ini Rabu tanggal 27 Desember 2017 Bupati Labuhanbatu Bapak H. Pangonal Harahap, SE, M.Si, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (RANPERDA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Labuhanbatu pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Labuhanbatu untuk selanjutnya memperoleh pembahasan secara bersama-sama antara Pemerintah Daerah dengan DPRD Kabupaten Labuhanbatu. Jelas Kabag Administrasi Protokol Setdakab Labuhanbatu Supardi Sitohang kepada wartawan diruang kerjanya.

Supardi menjelaskan bahwa penyampaian Ranperda APBD Kab. Labuhanbatu Tahun Anggaran 2018 disusun berdasarkan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plafon Anggaran Sementara (PAS) atau KUA-PAS yang telah disepakati bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Sebutnya.

Lanjutnya lagi, penyusunan Ranperda APBD Kab. Labuhanbatu TA. 2018 tersebut tetap berpedoman pada Peraturan Pemerintah No. 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Mentri Dalam Negeri No. 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah yang dirubah terakhir No. 21 Tahun 2011 dan secara teknis berpedoman pada Permendagri No. 33 tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan APBD TA 2018.

Ranperda APBD Kab. Labuhanbatu TA 2018 tersebut memuat berbagai kebijakan daerah sesuai Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) utamanya dibidang Pendidikan dan Kesehatan, Peningkatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan, Peningkatan Ekonomi Kerakyatan dan Pertanian serta Peningkatan Kualitas Sumber Daya Aparatur. Jelasnya.

Dilanjutkannya, bahwa Ranperda APBD Kabupaten Labuhanbatu TA 2018 ini merencanakan Pendapatan Daerah sebesar Rp. 1.277.618.819.295 ,- dan rencana belanja daerah sebesar Rp. 1.345.312.433.784 ,- sehingga terlihat mengalami depisit positif sebesar Rp. 67.693.614.489 ,-

Ketika dipertanyakan kepadanya, kenapa dia sebut Ranperda APBD Kab. Labuhanbatu TA.2018 depisit positif, dijawabnya bahwa depisit atau pendapatan lebih kecil daripada belanja atau belanja lebih besar dari pendapatan, dapat ditutupi dari pembiayaan daerah yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun lalu (SILPA) TA. 2017 sebesar Rp. 67. 693. 614.489. Nah, dengan demikian maka antara Pendapatan Daerah dan Belanja Daerah akan menjadi “seimbang” jelas Supardi Sitohang yang dulu dia pernah bagian dari pada Tim penyusun APBD Kabupaten Labuhanbatu lebih kurang 6 Tahun.

Lalu di jelaskan bahwa komposisi Ranperda APBD kabupaten Labuhanbatu TA. 2018 yang baru saja disampaikan dan diserahkan Bapak Bupati kepada DPRD Kabupaten Labuhanbatu untuk mendapatkan pembahasan bersama antara Pemerintah Daerah dan Fraksi-fraksi di DPRD Kabupaten Labuhanbatu adalah memuat :

PENDAPATAN DAERAH Rp. 1.277.618.819.298 ,- Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp.    180.542.687.298 ,- Dana Perimbangan     Rp.    938.704.309.000 ,- Lain – lain Pendapatan yang Syah         Rp.    158.371.923.000 ,-

BELANJA DAERAH    Rp. 1.345.312.433.784 ,-

Belanja Tidak Langsung Rp.    704.549.011.860 ,- Belanja Langsung   Rp.    640.763.421.924 ,-

PEMBIAYAAN DAERAH Rp.      67.693.614.489 ,- (SILPA Anggaran Tahun 2017)

Dari berbagai belanja daerah yang disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD tersebut, belanja daerah yang paling besar menyerap pengeluaran adalah belanja pegawai yang tergabung dalam belanja tidak langsung sebesar 52,37 % dan selebihnya 47,63 % terserap di dalam belanja langsung.

Belanja tidak langsung itu antara lain :

Belanja Pegawai Rp.      544.639.441.460 ,- Belanja Hibah Rp.  20.028.600.000 ,- Belanja Bantuan Sosial   Rp.  2.000.000.000 ,- Belanja Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah

Kepada Pemerintah Daerah Rp. 4.000.000.000 ,- Belanja Bantuan Keuangan kepada Provinsi / Kab / Kota dan Pemerintah Daerah Rp.31.880.970.400 ,- Belanja Tidak Terduga Rp.2.000.000.000 ,-

Sedangkan Belanja Langsung sebesar  Rp. 640.763.421.924 ,- dialokasikan untuk penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah yang dilaksanakan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dulu disebut SKPD, yang nantinya seluruh program dari kegiatan OPD dimaksud dapat secara langsung dirasakan oleh masyarakat seperti Pembangunan Jalan, Jembatan, Bangunan dan Fasilitas Lainnya, sebutnya.

Itulah, inti sari dari pada Ranperda APBD Kabupaten Labuhanbatu TA. 2018 yang disampaikan langsung Bupati Labuhanbatu Bapak H. Pangonal Harahap, SE.M.Si kepada Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu tadi pagi, jelasnya. [rahmad]

         



(Visited 234 times, 1 visits today)
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!