3226: Kadis Pertanian dan Holtikultura Tanjabtim: “Solusi Strategis Atasi Ketahanan Pangan”

Diterbitkan Tanggal: 22 / 02 / 18

Kategori: | JAMBI, TODAY |

NUSANTARAEXPRESS, MUARA SABAK – Bergesernya animo petani dari petani swasembada beras dengan alih fungsi lahan menjadi perkebunan, jika terjadi pembiaran secara berkelanjutan akan berkontribusi suatu ancaman terhadap ketahanan pangan baik ditingkat daerah dan akan berujung berdampak krisis pangan sampai ketingkat nasional.

Kondisi alih fungsi lahan ini diakui Kadis Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Tanjabtim Sunarno kepada JambiExpress.Com saat awak media menyambangi di ruang kerjanya, Kamis (22/02/18).

“Hal ini bahkan akan menjadi issu nasional, sebuah ancaman yang harus diselesaikan”, sebut Kadis.

“Kami tidak memungkiri, di Tanjabtim setiap tahunnya  lahan swasembada penanaman padi terjadi pengurangan beralih fungsi lahan ke perkebunaan maupun jenis tanaman lainnya, Kata Sunarno.

Hanya Kadis tidak membeberkan data ril pengurangan yang dimaksud, “Secara kasat mata mencapai 10-15% per tahun dari lahan tanaman pangan telah terjadi beralih fungsi”, sambung Kadis.

“Ini merupakan persoalan yang harus ditangani dengan serius, solusinya dengan mendatangkan transmigrasi khusus petani swasembada beras di Tanjabtim, lahan yang tersedia masih memungkinkan dengan standar seribu ha  untuk  500 KK, solusi ini pun sudah kita sampaikan ke Dirjen”, terang Sunarno dengan penuh yakin. [Jdk/*Red]

         

(Visited 252 times, 1 visits today)
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!