3390: Korem 071/Wk Gelar Komunikasi Sosial Dengan Keluarga Besar TNI

Diterbitkan Tanggal: 08 / 03 / 18

Kategori: | JAWA TENGAH, TNI, TODAY |

NUSANTARAEXPRESS, BANYUMAS – Kegiatan ini memiliki arti penting karena banyak hikmah yang bisa kita petik manfaatnya, dimana kita tidak hanya sekedar dapat saling mengenal, tetapi dengan kegiatan seperti ini akan mampu membangun komunikasi intensif dalam suatu kerangka mempertemukan visi dan persepsi tentang berbagai persoalan, baik berkaitan dengan peran, fungsi dan tugas kita masing-masing maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal tersebut dipapar Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi dalam sambutannya yang disampaikan Kasrem 071/Wk Letkol Inf Ariful Mutaqin pada Komunikasi Sosial dengan Keluaga Besar TNI, Kamis (8/3/2018) di Gedung Pertemuan A. Yani Makorem 071/Wk Jl. Gatot Subroto No. 1 Sokaraja Banyumas.

“Pembinaan Keluarga Besar TNI, disamping untuk memelihara dan meningkatkan hubungan keharmonisan antara prajurit Korem 071/Wk dengan KBT, sekaligus untuk meningkatkan pemahaman tentang Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika serta mempertahankan kedaulatan NKRI”, terangnya.

Komunikasi Sosial dengan KBT bertemakan “Melalui silaturahmi dengan Keluarga Besar TNI, kita tingkatkan pemahaman tentang Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika untuk berpartisipasi dalam menjaga dan mempertahankan NKRI”.

Hadir pada kesempatan ini, Kasrem 071/Wk beserta para Kasirem 071/Wk, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Dip yang selaku Ketua Dharma Pertiwi Daerah D Purwokerto, Anggota PPAD, Pepabri, LVRI, Piveri, Perip, PPM, FKPPI, Unit Korpri TNI.

“Tema tersebut, sangatlah fondamental karena Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan landasan idiologi, falsafah hidup, etika moral, pemersatu bangsa dan merupakan sumber inspirasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa”, jelasnya.

Hak tersebut, lanjutnya. Sesuai apa yang disampaikan Presiden Soekarno dalam sebuah pidatonya yang menyampaikan, “Sulit sekali rakyat Indonesia itu jikalau tidak didasarkan atas Pancasila”.

“Ini menunjukkan, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dirumuskan sebagai alat pemersatu bangsa. Karena Indonesia penuh dengan Kebhinnekaan, sehingga tidak aneh ketika Pancasila yang merupakan center of brafity bagi bangsa Indonesia berkali-kali ingin diganti dan dijauhkan dari sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun hingga kini, Pancasila tetap tegak kokoh bersama rakyat dan bangsa Indonesia”, jelasnya. [Prabowo]

         

(Visited 257 times, 1 visits today)
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!