4566: Tanpa Musyawarah, Pakaian Seragam Dibandrol Fantastis dan Harus Lunas

Diterbitkan Tanggal: 10 / 07 / 18

Kategori: | PENDIDIKAN, RIAU, TODAY |

NUSANTARAEXPRESS, DURI – Sejumlah wali murid yang kembali dari tempat pengukuran baju kebutuhan anaknya sangat menyesalkan, tanpa ada musyawarah di sekolah yang anaknya di terima di salah satu SMA di kecamatan Mandau, dikenakan biaya Rp.1.450.000,-

“Anak yang dinyatakan lulus dan di terima di salah satu SMA di kecamatan Mandau. Setelah dilakukan daftar ulang para siswa bersama orang tua diberikan instruksi mengukur baju di tempat ukur dan penjahit seragam sekolah. Bagi yang ingin lancar dan bisa anaknya mengukur baju diharuskan untuk membayar uang sebesar Rp. 1.450.000,-,” ungkap seorang wanita paruh baya, minta tak dipublikasikan, seperti yang dilansir oleh awak media Posmetro Mandau.

Menurutnya, jika orang tua tak melakukan pembayaran di tempat pengukuran baju sebagaimana tempat yang ditunjuk dari sekolah, maka anak tidak bisa mengukur baju seragamnya.

Ketua komite salah satu SMA, Sofyan ketika ditanyakan mengungkapkan tidak ada kegiatan musyawarah pasca peserta didik diterima di sekolah yang dirinya sebagai komitenya.

“Beda tahun 2017, sebelum dilakukan ukur baju sekolah membuka kesempatan bagi sekolahnya bermusyawarah dengan wali murid dan komite serta sekolah guna membahas berbagai hal termasuk urusan pakaian, tempat dan harga serta teknis pembayaran lunas atau ansuran kepada para orang tua”, jelasnya.

Menurutnya, edisi penerimaan siswa baru belum ada musyawarah yang dilakukan terkait hal pengukuran baju ditunjukkan sekolah tempat dirinya menjadi komite.

Ketika awak media mencoba cari tahu kepada Refri, Amd yang kebetulan juga menjadi komite di salah satu SMA di Air Jamban mengungkapkan, bahwa sekolah yang dirinya menjadi komite juga tidak ada musyawarah.

“Tahun-tahun sebelumnya ada dilakukan musyawarah sekolah, wali murid dengan komite membahas berbagai hal terkait siswa baru. Namun kini peserta didik yang lulus dan di terima di sekolah pergi ukur baju ketempat yang ditunjukkan oleh sekolah. Sejauh ini, selaku komite tak mengetahui dengan persis dimana ukur baju, namun dari penjelasan para orang tua anak mengatakan ada beberapa tempat”, tukasnya. [pml-**Putra]

         

(Visited 237 times, 1 visits today)
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!