4594: Jalan Protokol Dusun Suhud Butuh Penerangan, Berpotensi Mengganggu Siskamling dan Meningkatnya Tingkat Kejahatan

Diterbitkan Tanggal: 12 / 07 / 18

Kategori: | BERITA DESA, BUTUH PERHATIAN, NEWS, SUMATERA UTARA, TODAY |

NUSANTARAEXPRESS, SUHUD –  Dusun Suhud, Desa Rintis Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara bagaikan perkampungan terisolir, betapa tidak. Perkampungan yang kurang lebih jumlah penduduknya 3.500 jiwa ini harus menempuh dengan kegelapan jika melewati jalan protokol desa yang seharusnya diberikan penerangan saat menjelang malam tiba.

Pantauan NusantaraExpress.Com di lapangan, Kamis (12/07/18) di seputaran Dusun Suhud Timur, Barat, Simpang Empat dan selanjutnya di perbatasan dengan PT. SMA, hanya kegelapan yang bisa dirasakan setelah jam merangkak tepat pukul 19.00 Wib. Intinya bagaikan daerah tanpa berpenghuni.

Yang lebih memprihatinkan lagi, kondisi jalan protokol desa yang menghubungkan dengan desa lain, awak media bisa merasakan saat berkunjung ke dusun Suhud, yang notabene Desa ini (Suhud) adalah suatu desa yang sudah cukup tua, tapi kenapa infrastruktur juga tidak pernah terperhatikan dan bahkan bisa dibilang diabaikan. Bagaimana mungkin akan menjadi dusun atau desa yang maju kalau infrastruktur jalan dan penerangan tidak terpenuhi secara maksimal.

Hal ini dikuatkan oleh salah satu masyarakat Dusun Suhud Desa Rintis Kec. Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang tidak mau disebutkan identitasnya, kepada NusantaraExpress.Com mengatakan, “Oalah mas, masalah penerangan sebenarnya ini sangat kami butuhkan, apalagi saat-saat sekarang sudah tidak aman lagi seperti tempo dulu”.

Ditambahkannya, “Yang kami sangsikan, jika berjalan pada saat malam hari, penerangan tidak ada dan didukung oleh jalan yang tidak semestinya, berbatu dan berlubang. Yahh… yang jelas, saat malam hari harus keluar dan melewati jalan induk di Dusun ini harus super hati-hati. Kalau tidak, ya bisa dipastikan kendaraan bisa bocor  ban atau menghantam batu”. Jelas sumber kepada NusantaraExpress.Com

Masyarakat Dusun Suhud  Desa Rintis Kecamatan Silangkitang sangat membutuhkan penerangan lampu jalan,  terutama dari Desa Rintis menuju Desa Sumber Sari dan perbatasan perkebunan PT. SMA yang merupakan jalan poros keluar masuknya warga dan hampir di sepanjang jalan didapati pemukiman  penduduk.

“Penerangan jalan ini yang diperkirakan sepanjang 07 km, dengan ketidak tersedian lampu penerangan wilayah sekitar pada malam harinya seakan tidak berpenghuni, selain tidak sedap dipandang mata juga berpotensi rawan keamanan”, sebut Putra salah seorang warga setempat yang juga sebagai salah satu Ketua LSM di Kabupaten Labuhanbatu Selatan ini kepada NusantaraExpress.Com, Kamis (12/07/18)..

“Pembiaran dengan tidak adanya lampu jalan yang sudah berlangsung lama juga akan berpengaruh kepada Siskamling. Dan bahkan bisa berakibat fatal dengan maraknya aksi-aksi kejahatan yang tidak diinginkan”. Jelas Putra menambahkan.

Hal yang senada juga disebutkan warga, setiap orang sangat mendambakan kehidupan yang nyaman dan aman, pemenuhan ini salah satunya adalah penerangan lampu jalan, dengan demikian Kami atas nama Masyarakat sangat mengharapkan penerangan lampu  jalan segera terpenuhi”, sebut sumber penuh harap harap. [*Red]

         

(Visited 226 times, 1 visits today)
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!